INTERESTNEWS, — SALATIGA — Pemerintah Kota Salatiga meneguhkan komitmen untuk memperkuat integritas dan mencegah korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan saat Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (20/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Robby didampingi Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin, Sekretaris Daerah, Inspektur, serta Plh. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Rakor dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran, serta seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah, dan sekretaris daerah se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya komitmen dan integritas kepala daerah dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Integritas, menurutnya, harus diwujudkan dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan daerah sehingga seluruh anggaran benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.
“Harapan kami kembali kepada individu masing-masing kepala daerah, apakah benar-benar bisa menjaga integritas dan mengoperasionalkannya dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga tidak ada satu rupiah pun keuangan daerah yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengelolaan APBD tidak sekadar berkaitan dengan penyerapan anggaran, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dan hukum dalam memastikan setiap rupiah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak. Ia menegaskan bahwa pencegahan korupsi membutuhkan komitmen bersama dari seluruh unsur pemerintahan. Dengan integritas yang kuat, anggaran daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menekankan bahwa upaya pencegahan korupsi harus dimulai dari pembangunan karakter dan budaya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Pencegahan tindak pidana korupsi merupakan upaya untuk membangun karakter yang betul-betul mempunyai integritas,” tegasnya.
Bagi Pemerintah Kota Salatiga, penguatan integritas tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Komitmen menjaga setiap rupiah anggaran diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Usai mengikuti rakor, Robby bersama Nina Agustin turut mengunjungi stan Dekranasda dan UMKM dalam rangkaian Dekranasda Expo dan Festival Jamu & Kuliner XI Tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Kota Salatiga menampilkan beragam produk unggulan dan potensi UMKM. Keikutsertaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong promosi produk lokal dan memperkuat perekonomian masyarakat.
Dengan demikian, penguatan integritas pemerintahan berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi lokal—memastikan anggaran dikelola secara bertanggung jawab sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Salatiga.
(Sino)
