INTERESTNEWS, — KLATEN – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Klaten menggelar Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) II di Gedung PGRI Klaten, Kamis (30/7/2026). Mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju”, forum ini menjadi momentum evaluasi pelaksanaan program organisasi sekaligus penyusunan arah kebijakan dan program kerja tahun 2026.
Wakil Ketua II PGRI Kabupaten Klaten yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Suhardja, S.Pd., M.Si., mengatakan Konkerkab II merupakan forum strategis untuk mengukur capaian organisasi sekaligus menyusun langkah ke depan dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan.
“Tujuan konferensi kerja ini adalah menilai keberhasilan pelaksanaan program selama periode Maret hingga Desember 2025, kemudian menyusun, menyepakati, dan menetapkan program organisasi untuk periode Januari hingga Desember 2026,” ujar Suhardja.
Ia menambahkan, forum tersebut juga menjadi wadah bagi organisasi untuk menentukan sikap, pendirian, serta strategi dalam menyikapi berbagai tantangan dan perkembangan di sektor pendidikan.

Konkerkab II diikuti ratusan peserta yang terdiri atas pengurus PGRI Kabupaten Klaten, utusan Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah, termasuk Sekretaris Umum dan Ketua II, serta perwakilan dari 26 cabang kecamatan dan tiga cabang khusus. Masing-masing cabang mengirimkan lima orang utusan.
Selain itu, hadir pula unsur perangkat kelengkapan organisasi tingkat kabupaten, perwakilan YPLP PGRI, lembaga pendidikan PGRI, peninjau, serta tamu undangan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Kementerian Agama, dan Dewan Pendidikan Kabupaten Klaten.
Dalam sidang pleno yang berlangsung tertib dan kondusif, peserta Konkerkab II menyepakati serta menetapkan Keputusan Nomor: VI/KEP/KONKERKAB/XXIII/2026 tentang Pernyataan Konferensi Kerja Kabupaten II. Keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua PGRI Kabupaten Klaten Sunartopo, S.Pd., bersama Sekretaris Waksana, S.Pd., M.Pd.
Forum juga menetapkan Program Kerja Tahunan, kebijakan organisasi, serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (RAPBO) PGRI Kabupaten Klaten Tahun 2026 sebagai pedoman pelaksanaan organisasi selama satu tahun ke depan.
Suhardja berharap hasil Konkerkab II dapat menjadi landasan kuat bagi seluruh jajaran PGRI untuk terus bersinergi dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pendidikan di Kabupaten Klaten.
“Dengan ditetapkannya program kerja, kebijakan organisasi, dan RAPBO Tahun 2026, kami berharap seluruh elemen PGRI dapat terus bergerak bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Klaten,” pungkasnya.
