INTERESTNEWS, — YOGYAKARTA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi Sekretaris Daerah Kota Salatiga, mengikuti rangkaian kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa–Bali yang berlangsung di Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (5/6/2026).
Bersama para wali kota dan bupati se-Jawa dan Bali, Wali Kota mengikuti Regional Finance Discussion yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Mengusung tema “Pengelolaan Keuangan Daerah dan Creative Financing”, forum tersebut membahas berbagai tantangan, peluang, serta inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah sebagai strategi untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Hadir sebagai narasumber, Agus Fatoni, M. Rifqinizamy Karsayuda, serta Esther Sri Astuti. Ketiganya menekankan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang efektif, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika pembangunan di masa mendatang.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Malam Puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa–Bali. Acara yang dimeriahkan oleh penampilan Novia Bachmid dan Bravery Dancer tersebut dihadiri oleh para pejabat pemerintah pusat, pimpinan lembaga negara, kepala daerah, serta pemangku kepentingan dari seluruh wilayah Jawa dan Bali.
Pada kesempatan tersebut, panitia menyerahkan apresiasi kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota terbaik dalam sejumlah kategori. Untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, penghargaan Provinsi Terbaik I dan II diraih oleh Bali dan Jawa Barat. Pada kategori Creative Financing, penghargaan Provinsi Terbaik I dan II diraih oleh DKI Jakarta dan Banten.
Sementara itu, kategori Pengendalian Inflasi menempatkan Bali sebagai Provinsi Terbaik I, diikuti Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Terbaik II dan Jawa Tengah sebagai Terbaik III. Adapun kategori Penurunan Tingkat Pengangguran menempatkan Jawa Timur sebagai Provinsi Terbaik I dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Provinsi Terbaik II.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah tidak hanya memperoleh apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih, tetapi juga mendapatkan ruang untuk berbagi praktik baik, memperkuat kolaborasi antardaerah, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik demi terwujudnya pembangunan yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.
(Sino)
