Omah Kriya Didorong Jadi Rumah Bersama Kreativitas dan Ekonomi Kreatif Salatiga

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga terus mendorong Omah Kriya sebagai ruang bersama untuk mengembangkan kreativitas, UMKM, budaya, dan ekonomi kreatif. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., saat menghadiri acara apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para mitra pendukung pengembangan Omah Kriya di Gedung Dekranasda Kota Salatiga, Jumat (7/8/2026).

Robby hadir didampingi Ketua Dekranasda Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, serta sejumlah donatur dan relawan yang turut berkontribusi dalam revitalisasi Gedung Dekranasda.

Dalam kesempatan itu, Robby menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong mendukung revitalisasi Omah Kriya. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada para donatur seperti PDAM, PT Catur Karya, Tunas Harapan, Bank Jateng, BRI, PDAU, dan berbagai pihak lainnya yang telah berkontribusi. Terima kasih juga kepada para relawan yang bekerja sepenuh hati mengubah wajah gedung ini menjadi lebih menarik,” ujar Robby.

Ia menegaskan, Omah Kriya yang menjadi salah satu wajah Kota Salatiga di bidang ekonomi kreatif harus dikelola secara profesional dan terus dikembangkan. Keberadaannya diharapkan tidak berhenti sebagai tempat memajang produk UMKM, tetapi berkembang menjadi pusat kreativitas dan ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas serta pelaku ekonomi kreatif.

Robby juga mendorong agar Omah Kriya diisi dengan berbagai aktivitas kreatif yang mampu menarik masyarakat maupun wisatawan. Sejumlah kegiatan seperti live shopping, diskusi kreatif, hingga program Salatiga Bernyanyi dengan tagline “Bernyanyi Bersama Bertemu Sesama” dapat menjadi bagian dari upaya menghidupkan kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Safari Bunda Literasi Ajak Siswa SDN Blotongan 2 Gemar Membaca dan Cintai Sejarah Salatiga

“Jangan sampai Omah Kriya hanya menjadi tempat untuk memamerkan produk. Kita ingin ini menjadi ruang bertemu, ruang berkreasi, dan ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menilai Omah Kriya memiliki posisi strategis sebagai ruang yang mempertemukan berbagai potensi Kota Salatiga.

Menurutnya, Omah Kriya bukan sekadar bangunan atau tempat penyelenggaraan kegiatan, tetapi merupakan rumah bersama bagi kreativitas sekaligus ruang pertemuan antara budaya dan ekonomi.

“Omah Kriya bukan sekadar sebuah venue. Omah Kriya adalah rumah bersama bagi kreativitas, ruang bertemunya budaya dengan ekonomi, tempat tumbuhnya UMKM, sekaligus etalase wajah Kota Salatiga,” ungkap Retno.

Retno menambahkan, tantangan setelah proses revitalisasi justru semakin besar. Pekerjaan tidak berhenti setelah gedung selesai diperbaiki, tetapi bagaimana menjaga agar berbagai aktivitas di dalamnya terus berjalan secara berkelanjutan.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dengan menghadirkan kegiatan secara rutin dan beragam. Dengan demikian, Omah Kriya dapat menjadi ruang yang selalu hidup, menarik, dan memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Pembangunan tidak berhenti ketika gedung ini berdiri. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mampu merawatnya, menghidupkannya, dan menjadikannya selalu menarik untuk dikunjungi,” katanya.

Retno berharap semakin banyak komunitas, pelaku usaha, seniman, budayawan, maupun berbagai pihak lainnya yang terlibat dalam kegiatan di Omah Kriya. Menurutnya, aktivitas yang konsisten akan memperkuat daya tarik Omah Kriya sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Kota Salatiga.

“Saya berharap Omah Kriya semakin semarak melalui kolaborasi berbagai stakeholder untuk menghadirkan berbagai kegiatan secara berkala sehingga wisatawan memiliki alasan untuk terus kembali ke Kota Salatiga,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Hadapi 2026 Wali Kota Salatiga Robby Hernawan Bagikan Strategi 'Tarian Badai'

(Sino)

Mari Bagikan