Guru BK di Klaten Ikuti Seminar, Perkuat Kompetensi Hadapi Tantangan Siswa Era Digital

 

INTERESTNEWS, — KLATEN – Ratusan guru Bimbingan dan Konseling (BK) mengikuti seminar peningkatan kompetensi yang diselenggarakan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMP Kabupaten Klaten, di pendopo pemda klaten, Sabtu (01/07/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas guru BK dalam menghadapi berbagai persoalan yang dialami peserta didik di era digital.

Ketua Panitia sekaligus Ketua MGBK SMP Kabupaten Klaten, Lelia Syabani, mengatakan seminar tersebut pada dasarnya diperuntukkan bagi guru BK jenjang SMP. Namun, kegiatan juga diikuti guru BK dari SMA, SMK, bahkan mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada bidang bimbingan dan konseling.

“Tujuan seminar ini adalah memberikan motivasi sekaligus memperbarui wawasan guru BK agar mampu memberikan layanan terbaik kepada peserta didik sesuai dengan tantangan zaman,” ujarnya.

Menurut Lelia, terdapat tiga persoalan utama yang saat ini banyak dihadapi siswa. Pertama, meningkatnya adiksi digital yang memengaruhi perilaku dan proses belajar. Kedua, persoalan pengabaian terhadap anak oleh orang tua. Ketiga, menurunnya daya resiliensi atau kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan dan berbagai persoalan kehidupan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, MGBK menghadirkan seminar sebagai sarana pembaruan ilmu dan informasi terkini mengenai strategi pendampingan siswa.

“Kami ingin guru BK mendapatkan perspektif dan semangat baru dalam memberikan layanan kepada anak-anak sehingga mereka mampu menangani berbagai persoalan yang dihadapi peserta didik dengan lebih baik,” jelasnya.

Lelia berharap seluruh peserta dapat terus mengembangkan kompetensi dan potensi diri sehingga mampu memberikan pelayanan bimbingan dan konseling yang profesional, humanis, serta sesuai dengan kebutuhan siswa di sekolah masing-masing.

Dalam seminar tersebut, panitia menghadirkan Muhammad Fauzil Adhim, S.Psi. psikolog, motivator, sekaligus penulis asal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai narasumber utama. Melalui pengalaman dan kepakarannya dalam bidang pendidikan anak dan remaja, diharapkan peserta memperoleh wawasan baru mengenai pendekatan yang efektif dalam mendampingi peserta didik menghadapi tantangan perkembangan di era modern.

BACA JUGA:  Wagub Jateng Usul Pendidikan Vokasi Dikenalkan Sejak Jenjang SMP

(Sino)

Mari Bagikan