Safari Bunda Literasi Ajak Siswa SDN Blotongan 2 Gemar Membaca dan Cintai Sejarah Salatiga

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Bunda Literasi Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, mengajak para siswa membiasakan budaya membaca sebagai bekal membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Bunda Literasi di SD Negeri Blotongan 2 Salatiga, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga ini dihadiri perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pendidikan, Lurah Blotongan, Kepala SD Negeri Blotongan 2 beserta guru dan tenaga kependidikan, Bunda Literasi Kecamatan Sidorejo, Bunda Literasi Kelurahan Blotongan, serta para siswa.

Dalam sambutannya, Retno mengapresiasi seluruh pihak yang terus menggerakkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, Safari Bunda Literasi merupakan upaya bersama untuk menanamkan kecintaan membaca, belajar, dan berkarya sejak usia dini.

> “Bangsa yang besar lahir dari anak-anak yang gemar membaca, gemar bertanya, dan tidak pernah berhenti belajar,” ujarnya.

 

Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-1276 Kota Salatiga, Retno juga mengajak para siswa mengenal sejarah daerah melalui Prasasti Plumpungan sebagai bukti keberadaan Salatiga sejak tahun 750 Masehi. Ia menekankan pentingnya melanjutkan warisan sejarah tersebut melalui pendidikan dan budaya literasi.

Retno menjelaskan bahwa literasi pada era saat ini tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, menyaring informasi, serta memanfaatkan teknologi secara bijaksana.

> “Anak-anak harus menjadi generasi yang cerdas menggunakan teknologi, bukan menjadi korban informasi yang keliru. Karena itu, budaya membaca harus terus dibiasakan di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

 

Sebagai Kota Pendidikan, Salatiga dinilai memiliki potensi besar untuk terus memperkuat budaya literasi melalui perpustakaan, taman bacaan, literasi digital yang sehat, serta mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi dari kebiasaan membaca.

BACA JUGA:  Silaturahmi dengan Gubernur, Wali Kota hadiri Halal Bi Halal Se-Jateng

Kepada para siswa, Retno berpesan agar membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan karena setiap buku dapat membuka wawasan dan menjadi bekal meraih cita-cita. Ia juga mengajak guru dan orang tua menjadi teladan dalam membangun budaya membaca, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Menutup sambutannya, Retno mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat budaya literasi sejalan dengan semangat pembangunan Kota Salatiga BEDA (Bergerak, Energik, Dinamis, Adaptif).

> “Budaya literasi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Masyarakat yang literat akan menjadi masyarakat yang bijaksana, mampu berinovasi, serta tetap menjaga toleransi dan persatuan,” pungkasnya.

 

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab mengenai sejarah Kota Salatiga. Antusiasme para siswa menunjukkan semangat mereka dalam mengenal sejarah daerah sekaligus menumbuhkan budaya literasi sejak dini.

(Sino)

Mari Bagikan