INTERESTNEWS, — KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten bersiap melaksanakan program strategis nasional bertajuk Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI). Hal ini dibahas dalam agenda audiensi dan konsultasi yang dihadiri langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, di Ruang Rapat B2 Sekretariat Daerah Kabupaten Klaten, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini mempertemukan jajaran pemangku kepentingan, mulai dari Balai Besar Biogen Kementerian Pertanian, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jawa Tengah, hingga tim National Project Manager (NPM) dan Project Technical Assistant (PTA) CDCSUI.
Misi Penyelamatan Tanaman Lokal
Ketua Kelompok Layanan Penilaian Kesesuaian dan Kerja Sama BRMP Kementerian Pertanian RI, Dr. Susi Purwiyanti, SP, M.Si, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya memperkuat konservasi keanekaragaman tanaman pangan yang mulai langka.
“Melalui proyek ini, kita ingin mengembalikan tanaman lokal yang terancam punah. Program ini mencakup penguatan kebijakan, konservasi tanaman prioritas, pengembangan value chain (rantai nilai), hingga promosi pengetahuan tradisional ke level global,” jelas Dr. Susi.
Untuk wilayah Kabupaten Klaten, program ini secara spesifik akan memberikan perhatian khusus pada tiga komoditas utama:
1. Padi Lokal
2. Uwi
3. Talas
Ketiga komoditas tersebut dinilai memiliki potensi genetik dan ekonomi yang besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Komitmen Pemerintah Daerah
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah sangat kuat dalam menjaga kelestarian sumber daya genetik sekaligus meningkatkan nilai tambah produk bagi petani.
“Kami mengucapkan terima kasih atas program yang luar biasa ini. Kabupaten Klaten memang memiliki potensi besar pada komoditas padi, talas, dan uwi. Kami siap mendukung penuh agar konservasi ini memberikan dampak nyata,” ujar Hamenang.
Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Mas Hamenang ini berharap program CDCSUI tidak berhenti pada aspek pelestarian saja, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal.
“Ke depan, kami ingin masyarakat merasakan peningkatan kesejahteraan. Mari kita bersama-sama berbenah untuk menghasilkan produk yang lebih baik dan bermanfaat bagi semua,” pungkasnya.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, Program CDCSUI diharapkan mampu menjaga kelestarian hayati Klaten sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
(Sino)
