Varian Baru sudah Ada di Indonesia, Ini 7 Gejala Omicron BN.1

Interestnews,- Mutasi virus corona penyebab Covid-19 terus berlangsung. Belum selesai subvarian XBB yang disebut menular cepat, kini muncul lagi subvarian Omicron BN.1 yang telah terdeteksi di Indonesia. Kini, masyawakat perlu mewaspadai beberapa gejala Omicron BN.1.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkses), Di Indonesia, sudah terdapat 20 kasus BN.1 dengan kasus pertama dilaporkan dari kepulauan Riau.

Sebanyak 20 kasus yang terkonfirmasi tersebut tersebar di enam Provinsi. Sebanyak 9 kasus di Jakarta, 5 kasus di Jawa Tengah, serta beberapa daerah lain seperti Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. Subvarian BN.1 telah menjadi pembicaraan dalam beberapa hari terakhir.

Selain di Indonesia, subvarian ini juga telah terdeteksi di lebih 30 negara lainnya, termasuk  Amerika Serikat, Inggris, India, hingga Austria.

Untuk gejala Covid-19 subvarian BN.1 sebenarnya tak berbeda dengan subvarian Omicron lainnya. Artinya, subvarian ini umumnya memicu gejala ringan-sedang.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa gejala Omicron BN.1, di antaranya:

  1. Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan bisa menjadi salah satu gejala terkena Covid-19. Umumnya, sakit tenggorokan muncul bersamaan dengan batuk kering. Namun dalam beberapa kasus, sakit tenggorokan bisa muncul secara mandiri tanpa adanya gejala batuk

  1. Batuk

Batuk menandakan tubuh yang tengah berusaha mengeluarkan pathogen seperti virus dari tubuh. Namun, pada kasus Covid-19, batuk ditimbulkan biasanya cenderung bersifat kering tanpa adanya dahak.

  1. Kelelahan

Saat terinfeksi, tubuh kita akan terasa lebih lelah dari biasanya. Rasa lelah ini terjadi saat tubuh kita kehabisan energi yang telah bekerja keras untuk melawan penyakit.

  1. Sakit Kepala

Sakit kepala juga termasuk salah satu gejala dari Covid-19, umumnya muncul dalam bentuk kepala berdenyut yang disertai dengan pusing.

  1. Demam
BACA JUGA:  Ikan Salmon Penuh Gizi dan Banyak Manfaat

Deman juga jadi salah satu gejala Omicron BN.1. Pada dasarnya, demam jadi pertanda bahwa tubuh tengah terinfeksi. Kita perlu waspada jika suhu tubuh melebihi 37,5 derajat Celcius dan disertai meriang.

  1. Nyeri Otot

Nyeri timbul karena adanya peradangan dalam tubuh, artinya sistem tubuh juga tengah bekerja keras dalam melawan virus yang menyerang.

Sebagian besar gejala Covid-19 BN.1 yang timbul akan mirip dengan flu biasa, sehingga disarankan untuk segera melakukan tes Covid-19 jika mengalami gejala yang serupa.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, menyebutkan bahwa subvarian ini memiliki kemampuan immune escape yang membuatnya bisa menginfeksi orang yang sama berkali-kali.

Karena tanda Covid BN.1 ini belum diketahui secara pasti, Nadia tetap menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan melakukan vaksinasi.

 

Mari Bagikan

Komentar

  • Default (0)
  • Facebook