INTERESTNEWS, — SALATIGA – Kota Salatiga tak sekadar membidik prestasi olahraga dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Kepercayaan menjadi tuan rumah 12 cabang olahraga (cabor) juga menjadi peluang strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., saat mengukuhkan dan melepas kontingen Kota Salatiga yang akan berlaga dalam Porprov Jawa Tengah XVII Tahun 2026, Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Salatiga beserta jajaran.
Dalam amanatnya, Robby menegaskan bahwa Porprov kali ini menjadi momentum penting bagi Salatiga, baik dalam mengukir prestasi olahraga maupun menunjukkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi.
Ia meminta seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan jajaran pendukung menjaga kondisi fisik, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kota Salatiga.
“Untuk para atlet, ofisial, staf, dan pelatih, jagalah kesehatan di samping fokus terhadap apa yang akan dipertandingkan. Yang paling penting, bertandinglah secara optimal dengan jiwa sportif untuk membawa nama Kota Salatiga yang kita cintai bersama,” tegasnya.
Menurut Robby, keberhasilan Porprov tidak hanya diukur dari capaian medali, tetapi juga dari kemampuan penyelenggaraan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, momentum kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung dari berbagai daerah harus dimanfaatkan untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Ia secara khusus meminta panitia penyelenggara di setiap lokasi pertandingan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk mengoordinasikan kehadiran pelaku usaha di sekitar arena pertandingan. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar sekaligus memastikan produk makanan dan layanan yang disediakan memenuhi standar kualitas.
“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung. Khusus pelaksanaan cabang olahraga di Salatiga, pusat-pusat penyelenggaraan hendaknya berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk mengoordinasikan UKM yang akan hadir di sekitarnya, sehingga kualitas makanan dan sebagainya terjamin,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Porprov berpotensi memberikan efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian daerah. Perputaran uang dari aktivitas peserta dan pengunjung diharapkan dapat dirasakan sektor kuliner, perdagangan, jasa, hingga usaha kecil masyarakat.
“Tentunya event ini akan berpengaruh terhadap peningkatan perekonomian daerah karena ada multiplier effect-nya,” tambah Robby.
Salatiga Turunkan 315 Atlet
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Salatiga, Agus Purwanto, S.Pt., melaporkan bahwa kontingen Salatiga telah dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada 35 cabang olahraga dalam Porprov Jawa Tengah XVII Tahun 2026.
Kontingen tersebut terdiri atas 315 atlet dan 75 ofisial kampus, didukung 21 ofisial nonkampus serta lebih dari 200 sukarelawan atau volunteer yang turut membantu kelancaran pelaksanaan dan kebutuhan kontingen.
Selain itu, Salatiga juga menyiapkan kontingen untuk Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) yang terdiri atas 26 atlet dan 13 ofisial. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Surakarta pada November 2026.
Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya Salatiga untuk bersaing di berbagai cabang olahraga sekaligus memperkuat pembinaan atlet daerah.
Gelar Pertandingan 12 Cabang Olahraga
Sebagai tuan rumah, Kota Salatiga dipercaya menyelenggarakan 12 cabang olahraga Porprov Jawa Tengah XVII Tahun 2026, yakni anggar, binaraga, catur, gateball, judo dan sambo, kempo, kick boxing, menembak, muaythai, taekwondo, serta wushu.
Penyelenggaraan sejumlah cabang olahraga tersebut menjadi kesempatan bagi Salatiga untuk menunjukkan kesiapan sarana, prasarana, dan dukungan masyarakat dalam menyukseskan agenda olahraga tingkat provinsi.
Porprov Jawa Tengah XVII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19–31 Oktober 2026. Dengan persiapan kontingen dan dukungan berbagai pihak, Salatiga diharapkan mampu meraih prestasi membanggakan sekaligus memastikan penyelenggaraan ajang tersebut memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Salatiga pun mendorong agar semangat kompetisi berjalan beriringan dengan kolaborasi. Dengan demikian, Porprov tidak hanya menjadi panggung bagi atlet untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi lokal dan memperkenalkan potensi Kota Salatiga kepada masyarakat luas.
(Sino)
